Keberhasilan pembangunan tidak sekadar ditentukan potensi kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Yang lebih penting, kualitas sumber daya manusia (SDM) selaku subjek pembangunan. Mereka adalah manusia-manusia berkarakter.
Menjawab tantangan tersebut, SMAN 1 Padangpanjang mendirikan lembaga Generasi Muda Muslim Madani (GM3). Lembaga yang didirikan tahun 1998 ini, berfungsi mengasah iman dan takwa siswa menjadi manusia berkarakter.
Pendidikan karakter bangsa semoga terus berjalan untuk menjadikan peserta didik lebih mencintai bangsanya sendiri. Cinta Indonesia bisa dilakukan melalui pemakaian produk-produk hasil karna anak negeri. Masih hangat dalam ingatan kita bahwa peserta didik SMK pun berhasil membuat mobil lokal yang terkenal dengan nama mobil ESEMKA.
Inspirasi bisa datang dari mana saja termasuk inspirasi cara menerapan Pendidikan Anti Korupsi (PAK) Basuki Sugita yang didapatkan dari buku Teaching integrity to Youth: Examples From 10 Countries terbitan Transparency International pada tahun 2005.
Basuki Sagita sebagai gurupun ingin melakukan perubahan terutama bagaimana cara menghilangkan korupsi dari negara Indonesia. Terus apa yang dilakukan Basuki terhadap siswa-siswinya?