Artikel tentang teknik-teknik mendidik anak sangatlah banyak dan beragam dari teknik mendidik anak secara umum maupun secara agama. Kalau kebetulan anda beragama Islam artikel teknik mendidik anak sesuai dengan ajaran anda, karena apa yang akan penulis paparkan berikut adalah teknik-teknik mendidik anak secara Islami. Apa saja teknik mendidik anak secara islami ? Sabar belanda masih jauh betul ga he he
Teknik mendidik anak secara islami agar terhindar dari pengaruh negatif pornografi yang pertama adalah menanamkan dasar-dasar keimanan pada diri anak baik secara teoritis maupun prakteknya. Membahas tentang dasar-dasar keimanan jadi ingat kejadian tadi sore ketika mengganti ban sepeda motor sambil mengganti ban, si tukang tambal ban bercerita bahwa belajar tauhid itu sangat susah karena syetan tidak rela kalau ada seorang muslim mengetahui dan merasakan kehadiran Allah SWT pada dirinya. Kok jadi cerita ke tukang tambal ban yaa, singkat cerita pada akhir pembicaraan penulis mengatakan kalau anak dikenalkan dengan Allah SWT sejak kecil ketika Ia tersesat nanti akan tahu jalan kembali ke arah syirothol mustaqil (jalan yang lurus). Berbeda apabila anak tidak dikenalkan agama sejak kecil apabila nanti terjerumus ke jalan yang tersesat tidak tahu ke mana dia harus melangkah. Syukur kalau menemukan jalan yang lurus, kalau dia sampai akhir tidak menemukan jalan yang diridhoi Allah SWT bagaimana coba? Jadi keasyikan cerita ni, Ayo kita lanjutkan ke teknik mendidik anak nomer dua
Mengajak dan mendidik anak untuk berfikir kritis tentang berbagai hal, misalkan soal pornografi apa pendapat mereka apabila ada orang yang menggunakan HP hanya untuk menonton gambar-gambar tidak senonoh? dengan melatih mereka berfikir kritis akhirnya anak akan menilai dan menimbang setiap kelakuan dan pekerjaannya.
Langkah ketiga lihatlah bakat terpendam dalam diri anak Anda dan kembangkan bakat tersebut sehingga anak mempunyai kebanggaan pada dirinya. Jangan lupa ingatkan anak agar tidak sombong atas kelebihan yang diberikan Allah SWT pada dirinya.
Langkah keempat ajarkan nilai-nilai tanggung jawab pada diri anak. Sebagai contoh tanggung jawab dengan kebutuhan dia sendiri seperti biasakan anak mempersiapkan buku-buku sekolah untuk esok hari, memberikan tugas-tugas rumah untuk melatih anak akan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Langkah kelima jalin komunikasi dengan anak-anak, beri perhatian kepada mereka. Karena kasih sayang Anda kepada anak lebih berharga bagi anak dari pada materi yang anda berikan. Apabila jalinan komunikasi anda dengan anak berjalan lancar maka anak akan menjadikan anda teman dekatnya dan secara tidak langsung anak akan menceritakan apapun kepada anda tanpa anda tanya. Andapun akhirnya dapat mengarahkan anak ke kegiatan positif dengan mudah.
Langkah terakhir mendoakan anak. Do'a orang tua langsung di dengar oleh Allah SWT, maka dari itu janganlah mudah-mudah mengatakan sesuatu hal negatif terhadap anak Anda. Perkataan anda adalah do'a untuk anak Anda. Anda tentu tidak menginginkan hal jelek terjadi pada diri anak anda bukan?